We are EAGLES …
1(satu) November 2008,
telah lahir pasukan Elang… Belajar Terbang,
tanpa harus menunggu ombak tenang …
Maju Terus…, Pantang Mundur…!
PRODUCTIVES …. CREATIVES…. INOVATIVES……,
We Promise..!!!
SuperND (Noto Deso); foto dari kawan Elang Bromo
BELAJAR DARI KEHIDUPAN “ELANG“
Semua orang pasti tahu hewan terbang yang bernama eLang. Bahkan semenjak kita duduk di bangku taman kanak-kanak, jenis burung satu ini sudah sangat famiLiar sebagai hewan yang perkasa di angkasa. OK… tanpa perLu berteLe-teLe Lagi, Langsung saja kita pada kisahnya. SiLakan… ELang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paLing panjang di dunia yaitu bisa mencapai 70 tahun. Untuk mencapai umur sepanjang itu seekor eLang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke-40.
Ketika eLang sampai pada umur 40 tahun, cakarnya muLai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok sehingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena buLunya teLah tumbuh Lebat dan tebaL, haL itu akan sangat menyuLitkan sewaktu terbang. Pada saat itu, eLang hanya mempunyai dua pilihan :
- Menunggu kematian
- MenjaLani proses transformasi yang sangat menyakitkan
- Proses transformasi berlangsung seLama 150 hari.
Untuk dapat meLakukan haL tersebut, elang harus berusaha keras terbang ke puncak gunung untuk kemudian membuat sarang ditepi jurang dan tinggaL disana seLama proses transformasi berLangsung.
Pertama-tama, eLang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terLepas, kemudian berdiam beberapa Lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Paruh yang baru tumbuh itu digunakan untuk mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan harus berdiam menunggu sampai cakar yang baru bertumbuh. Yang terakhir adaLah mencabut seLuruh buLu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan.
Lima buLan kemudian, buLu-buLu eLang yang baru sudah tumbuh dan dapat terbang kembaLi. Dengan paruh dan cakar baru maka eLang akan muLai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!
gambar diambiL dari: http://id.wikipedia.org
Apa yang dapat kita petik dari kisah ELang tersebut…? Dalam kehidupan ini, kadang kita harus mengambiL suatu keputusan yang sangat berat untuk memuLai suatu proses pembaruan. Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan Lama yang mengikat, meskipun haL itu semua adaLah sesuatu yang menyenangkan bahkan meLenakan kita.
Selanjutnya kita harus mampu ikhLas untuk meninggaLkan periLaku Lama kita agar bisa muLai terbang Lagi menggapai tujuan yang Lebih baik di masa depan. Hanya biLa kita bersedia meLepaskan beban Lama, membuka diri untuk beLajar pada haL-haL baru, maka kita akan mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang kadangkaLa masih terpendam sehingga hasiL akhirnya adaLah terasahnya keahLian baru sehingga mampu menatap masa depan dengan penuh keyakinan.
HaLangan terbesar untuk berubah terLetak di daLam diri sendiri dan AndaLah Sang Penguasa atas diri anda. Jadi jangan biarkan masa LaLu menumpuLkan asa dan meLayukan semangat kita. Mari kita berkaca pada ELang!!!
Perubahan pasti akan terjadi, oLeh karena itu kita harus berubah!!!



mas bekti dan mas sonny keren fotonya, jangan bosan lho mas mendampingi kami dan membuat lami tahu, bravo untuk elang, khususnya pendamping Kab. PAsuruan
Mas, desa kami termasuk desa potensial. Tepatnya Desa Pasir Kec. Mijen, Kab. Demak.
Penghasil Bawang Merah dan Cabe Merah. Masyarakatnya cukup agamis. Matapencahariannya disamping bertani,sebagian besar adalah perantau sebagai pedagang buah. Hampir di kota-kota besar di Jateng di situ ada teman-teman pasir. Tapi untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat desa masih butuh banyak informasi dan pengdampingan. Gimana caranya? Mohon dibantu.
plpbk…adalah program yang super sangat bagus. memberdayakan masyarakat., dikomandoi orang2 intelek dan berwawasan luas, pengawasan yang ketat, pasti hasilnya bagus. perekrutan tenaga ahli perencanaan partisipatif dengan nilai gaji yang fantastis 25juta, semoga perekrutannya benar2 di awasi dengan ketat atau super ketat juga, semoga semua orang yang mempunyai klasifikasi bisa mendaftar, tidak hanya harus dari Univ. negeri setempat saja yang boleh jadi tenaga ahli, univ swasta tidak boleh. semua boleh berpeluang menjadi tenaga ahli, tidak hanya yang mempunyai koneksi, perekrutan yang FER yang selalu di gembar-gemborkan semoga benar…turunlah ke daerah2…di awasi apakah itu semua betul adanya…????
Salam elang dari sumatera, BRAVO…!
Terbaaang…..!